Makanan
Sabtu, 30 Mei 2026 21:24 WIB
Penulis:Redaksi

KENDARI (Floresku.com)– PT Agung Prima Nusantara (APN) bekerja sama dengan INSA Kota Kendari menggelar sosialisasi penetapan tarif jasa pandu dan tunda kapal di wilayah kerja Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe, Selasa (26/5).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen PT Agung Prima Nusantara, pihak Syahbandar Molawe, perwakilan perusahaan pelayaran, pemilik kapal, pengguna jasa kepelabuhanan, serta sejumlah pemangku kepentingan di sektor maritim Sulawesi Tenggara.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pengguna jasa mengenai penyesuaian tarif jasa pandu dan tunda yang akan diterapkan di wilayah operasional Pelabuhan Molawe. Selain itu, kegiatan ini menjadi forum dialog antara penyedia jasa dan pengguna jasa untuk membangun kesepahaman terkait mekanisme pelayanan di lapangan.
Baca juga:
Dalam pemaparannya, Kepala Terminal PT Agung Prima Nusantara, Eko Wahyudi, menjelaskan bahwa penyesuaian tarif dilakukan berdasarkan ketentuan dan regulasi yang berlaku serta melalui kajian yang mempertimbangkan berbagai aspek operasional.
“Penetapan tarif ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek pelayanan, operasional, serta kepentingan bersama antara operator pelabuhan dan pengguna jasa, termasuk perusahaan-perusahaan keagenan yang selama ini bekerja sama dengan kami,” ujarnya.
Menurut Eko, kebijakan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepelabuhanan sekaligus menjamin keselamatan dan kelancaran lalu lintas kapal yang keluar masuk pelabuhan.
Sementara itu, perwakilan INSA Kota Kendari, Nini Rianti, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, keterbukaan informasi mengenai komponen tarif dan mekanisme pelayanan merupakan langkah penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara penyedia jasa dan pengguna jasa.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap adanya transparansi terhadap komponen tarif, pemahaman yang sama terkait mekanisme pelayanan, serta terciptanya komunikasi yang konstruktif antara penyedia jasa dan pengguna jasa,” katanya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana diskusi yang hangat dan konstruktif. Para peserta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk menyampaikan berbagai masukan dan pertanyaan terkait implementasi tarif jasa pandu dan tunda serta dampaknya terhadap kegiatan operasional pelayaran.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah narasumber turut memberikan penjelasan terkait kebijakan dan pelayanan kepelabuhanan, yakni Latouwa, Nini Rianti, Eko Wahyudi, dan Muh. Guruh.
PT Agung Prima Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan operasional pelabuhan dan jasa kemaritiman. Operasional terminal perusahaan berlokasi di Desa Lalimbue Jaya, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.
Adapun layanan utama perusahaan mencakup jasa kepelabuhanan, pengelolaan terminal khusus dan pelabuhan, layanan pemanduan (pilotage), penundaan kapal (towage), serta sistem manajemen dan notifikasi kedatangan kapal.
Melalui sosialisasi ini, PT APN dan INSA Kota Kendari berharap tercipta kesamaan persepsi mengenai kebijakan tarif yang diterapkan, sekaligus memperkuat sinergi antara operator pelabuhan dan pelaku usaha pelayaran dalam mendukung pertumbuhan sektor maritim di Sulawesi Tenggara. (Yosef N.). ***
10 bulan yang lalu