Limbah
Rabu, 15 April 2026 21:02 WIB
Penulis:Redaksi

MAUMERE (Floresku.com) – Peluang usaha sederhana bisa menjadi pintu menuju kesuksesan jika dikelola dengan jeli. Hal inilah yang dibuktikan oleh Iin Assan, pelaku usaha rumahan di Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, yang sukses mengembangkan kedai roti isi daging babi “Roti Oma Jeje”.
Berlokasi di Lorong Kadarwati RT 002/007, usaha ini terbilang baru, namun pertumbuhannya cukup menjanjikan. Dalam sehari, Iin mampu menjual hingga 160 buah roti dengan harga Rp5.000 per buah. Artinya, omzet harian yang diperoleh bisa mencapai sekitar Rp800 ribu—angka yang cukup signifikan untuk skala usaha rumahan yang baru berjalan kurang dari sebulan.
Keberhasilan ini tidak datang begitu saja. Iin mengaku ide usaha tersebut muncul dari pengamatannya terhadap perkembangan Kota Maumere yang kian pesat, namun belum banyak pelaku usaha yang menjual roti isi daging babi.
Baca juga:
“Saya lihat Maumere ini kota yang sedang berkembang, tapi belum ada yang jual roti isi daging babi. Dari situ saya coba buat sendiri,” ujarnya.
Dengan modal awal sekitar Rp50 ribu untuk membeli daging babi, Iin mulai bereksperimen membuat roti.
Produk tersebut kemudian ia tawarkan kepada lingkungan terdekat, seperti teman-teman anaknya serta rekan-rekan lamanya di kampus, termasuk di STFK Ledalero tempat ia pernah bekerja.
Respons positif pun langsung berdatangan. Banyak yang menilai rasa roti buatannya enak dan layak dijual ke pasar yang lebih luas. Dukungan tersebut menjadi titik balik bagi Iin untuk semakin percaya diri mengembangkan usahanya.
“Semua bilang enak, jadi saya makin yakin untuk lanjut,” katanya.
Dalam proses produksi, Iin masih mengandalkan tenaga sendiri. Ia menyiapkan adonan, memasak isian, hingga memanggang roti secara mandiri. Namun, menjelang sore hari, anak dan cucunya turut membantu, terutama dalam proses pengemasan.
Untuk pemasaran, selain mengandalkan jaringan pertemanan, Iin juga mulai memanfaatkan media sosial guna menjangkau konsumen lebih luas. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan dalam waktu singkat.
Kisah Iin Assan menunjukkan bahwa peluang usaha bisa lahir dari kebutuhan pasar yang belum terpenuhi. Dengan keberanian mencoba, konsistensi menjaga kualitas, serta dukungan keluarga, usaha kecil pun berpotensi berkembang dan menjadi inspirasi bagi pelaku wirausaha lainnya di daerah. (Silvia). ***