Aksi
Kamis, 05 Februari 2026 21:34 WIB
Penulis:redaksi

MAUMERE (Floresku.com"– Massa aksi yang tergabung dalam Forum Rakyat Resah dan Gelisah (FOKALIS) Kabupaten Sikka mendatangi Markas Kepolisian Resor (Polres) Sikka, Kamis (5/2), untuk menuntut audiensi langsung dengan Kapolres Sikka terkait penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap Yakobus Teka (34) dan delapan orang saudaranya.
Namun hingga aksi berlangsung, Kapolres Sikka tidak menemui massa aksi, meskipun sebelumnya disebut telah menyatakan kesediaan membuka ruang dialog. Situasi tersebut memicu kekecewaan mendalam dan kemarahan para peserta aksi.
Dalam orasinya, Ketua FOKALIS, Frederich Fransiskus Baba Djoedye, secara terbuka menuding Kapolres telah berbohong kepada publik.
“Kami datang secara damai untuk beraudiensi, tapi Kapolres tidak menemui kami. Ini jelas kebohongan kepada rakyat Sikka!” teriak Frederich, disambut sorakan massa.
Baca juga:
FOKALIS menilai sikap Kapolres sebagai bentuk penghindaran tanggung jawab moral dan institusional, sekaligus memperkuat dugaan bahwa penanganan kasus TPPO tersebut tidak dilakukan secara transparan serta minim komunikasi dengan masyarakat.
Frederich menjelaskan bahwa aksi ini sejatinya direncanakan sejak hari Senin. Namun karena Kapolres disebut tidak berada di tempat, pihak Intelkam Polres Sikka meminta agar audiensi dijadwalkan ulang pada hari Kamis. Ironisnya, meski Kapolres diketahui berada di Maumere pada hari ini, tetap tidak bersedia menemui massa.
“Ini bukan soal kami ingin ribut, tapi kami ingin kejelasan hukum dan keterbukaan. Negara seharusnya hadir melindungi warga, bukan menutup diri dari rakyat,” tegas Frederich.
Aksi damai berlangsung di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian. Massa menegaskan akan terus melakukan tekanan publik dan mempertimbangkan aksi lanjutan apabila Kapolres Sikka tetap menghindari dialog terbuka.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kapolres Sikka maupun pihak Polres Sikka terkait alasan ketidakhadiran dalam menemui massa aksi serta tudingan kebohongan yang disampaikan FOKALIS. (Silvia). ***
setahun yang lalu