gempa
Senin, 24 Agustus 2026 11:38 WIB
Penulis:Redaksi

ENDE (Floresku.co) – Warga RW 03, Dusun Ambugada, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, mengeluhkan belum menerima bantuan dari Pemerintah Kabupaten Ende pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Flores.
Ketua RW 03 Dusun Ambugada, Zulkifli, mengatakan hingga kini bantuan dari pemerintah daerah belum diterima warganya. Bantuan yang telah diterima warga sejauh ini berasal dari pihak lain, termasuk partai politik.
“Untuk bantuan dari Pemda, sampai saat ini belum pernah kami terima. Yang kami terima hanya bantuan dari partai,” ujar Zulkifli kepada media.
Menurut Zulkifli, kondisi tersebut menjadi tekanan tersendiri baginya karena sejumlah warga kerap menanyakan mengenai bantuan pemerintah. Warga, kata dia, bahkan dapat melihat langsung bantuan logistik yang masuk ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende.
Kantor BPBD tersebut berada di wilayah RW 03 sehingga aktivitas keluar-masuk bantuan dapat dengan mudah dipantau masyarakat.
Baca juga:
Zulkifli memahami bahwa pemerintah mungkin lebih memprioritaskan masyarakat di desa atau kecamatan yang mengalami kerusakan lebih parah akibat gempa, termasuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.
“Memang secara fisik bangunan di RW kami tidak terlalu terdampak dan mungkin pemerintah lebih memprioritaskan saudara-saudara kami di desa dan kecamatan lain yang terdampak, terutama yang rumahnya rusak berat. Namun, kami juga membutuhkan perhatian pemerintah,” katanya.
Ia mengaku warga merasa prihatin karena lokasi tempat tinggal mereka sangat dekat dengan kantor BPBD yang menjadi salah satu tempat masuknya bantuan.
“Jarak kami dengan kantor itu sangat dekat dan kami lihat bantuan yang masuk banyak. Masa untuk mi instan satu bungkus saja buat warga kami tidak kebagian?” keluhnya.
Menurutnya, meskipun tidak mengalami kerusakan bangunan yang berat, masyarakat RW 03 tetap merasakan dampak gempa. Warga mengalami trauma, sementara aktivitas sehari-hari untuk mencari nafkah juga ikut terganggu.
Zulkifli mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap warga yang membutuhkan bantuan. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut dari pemerintah daerah terkait data tersebut.
Baca juga:
“Kami sudah mendata warga, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ujarnya.
Ia berharap BPBD Kabupaten Ende dapat memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara merata dan tepat sasaran. Menurutnya, warga yang tidak mengalami kerusakan berat sekalipun tetap membutuhkan perhatian, terutama karena dampak psikologis dan terganggunya aktivitas ekonomi setelah bencana.
Zulkifli meminta pemerintah tidak hanya melihat tingkat kerusakan bangunan sebagai dasar pemberian bantuan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sosial dan kebutuhan warga terdampak.
“Kami berharap bantuan pemerintah bisa diberikan secara tepat sasaran dan merata. Kami juga warga yang terdampak dan membutuhkan perhatian,” pungkasnya. (Silvia). ***