Yohanes Pembaptis Jadi Korban Karena perjuangkan Kebenaran

Kamis, 05 Februari 2026 22:21 WIB

Penulis:redaksi

goris.jpg
Pater Gregor Nule SVD (Dokpri)
Pesan Inspiratif
Oleh: Pater Gregor Nule, SVD

Raja Herodes memperistrikan Herodias, istri Filipus, yang adalah saudara raja sendiri. Nampaknya Herodias menyetujui keputusan Herodes mengambilnya sebagai isteri.

Itulah sebabnya ketika Yohanes Pembaptis menegur Herodes karena merampas isteri Filipus, yang justeru marah.dan.menaruh dendam terhadap Yohanes adalah Herodias.

Yohanes berkata kepada Herodes, "Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu", (Mrk 6:18).

Yohanes dipenjarakan atas perintah Herodes. Sedangkan Herodias  menanti kesempatan yang tampan untuk membalas dendam.

Dam kesempatan itu tiba ketika Herodes merayakan HUT kelahirannya, dan banyak pejabat kerajaan diundang.    

Puteri Herodias menari. Ia menyenangkan semua tamu. Maka Herodes berjanji untuk memberikan   kepada puteri Herodias banyak hadiah, termasuk setengah kerajaannya.

Puteri Herodias bertanya kepada ibunya tentang apa yang mesti diminta. Jawabannya adalah kepala Yohanes Pembaptis dalam  sebuah  talam. .

Dendam dan kebencian membawa kematian Yohanes Pembaptis. Sebaliknya Yohanes. tidak mundur sedikit pun. Ia terus berusaha memperjuangkan dan menegakkan kebenaran serta keadilan.

Sebagai pengikut Yesus kita berusaha agar membersihkan kebencian dan dendam dari dalam hati. Sebab kebencian dan  dendam menjadi akar segala kejahatan lainnya.

Kita juga mesti belajar dari Yohanes Pembaptis agar tetap dan terus berjuang untuk menegakkan kebenaran dan keadilan. . Kita tidak boleh takut. Kita mesti tetap berjuang, kendatipun nyawa kita terancam.

Semoga Tuhan Yesus berkati kita selalu!

Kewapante,  06 Februari 2026. ***