Tuhan
Jumat, 09 Januari 2026 22:58 WIB
Penulis:redaksi

Oleh: Pater Gregor Nule, SVD
Ketika Yesus mulai melaksanakan misiNya banyak orang mulai mengikutiNya. Ia mulai membaptis dan banyak orang datang kepadaNya.
Yohanes Pembaptis sepertinya mulai kehilangan pengikut. Murid-murid Yohanes merasa ada semacam persaingan di antara Yesus dan guru mereka.
Dalam perikop Injil Yoh 3: 22-30 Yohanes Pembaptis siapa dirinya dan perannya di hadapan Yesus. Yohanes mengakui diri sebagai perintis yang mempersiapkan jalan bagi kedatangan Yesus.
Itulah sebabnya Yohanes menegaskan bahwa Yesus harus menjadi yang pertama dan utama. Yesus adalah Mempelai yang dinantikan. SuaraNya mendatangkan sukacita penuh.
Yohanes dengan penuh keyakinan berkata, "Ia (Yesus) harus menjadi makin besar, tetapi aku harus menjadi makin kecil", (Yoh Yoh 3:30).
Yohanes Pembaptis adalah tipe seorang hamba sejati. Ia menjalankan perannya secara baik dan sungguh-sungguh. Ia tidak cemburu atau iri hati. Sebab ia sungguh tahu diri dan tahu peranannya.
Yohanes sungguh bersukacita dan bangga. karena Yesus semakin mendapat tempat di dalam hati banyak orang.
Sebagai pengikut Yesus kita pun dipanggil untuk menjalankan peran Yohanes Pembaptis. Kita menjadi saksi Kristus di dunia ini.
Kita mewartakan Yesus, Sabda dan karyaNya. Kita menghadirkan Kristus dan mewartakanNya kepada banyak orang sehingga Yesus semakin dikenal dan dicintai.
Kita mesti menjadi hamba yang setia kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Hidup.dan karya kita menjadi berkat bagi bagi orang lain, apabila kita sungguh-sungguh menjalankan peran kita sebagai saksi Kristus.
Semoga Tuhan Yesus memberkati kita dalam menjalankan peran kita sebagai saksi Kristus!
Kewapante, 10 Januari 2026