Unika St Paulus Ruteng Raih Hibah PKKM Senilai Rp 1,4 Milyar dari Kemendikbudristek

redaksi - Senin, 22 Juli 2024 17:52
Unika St Paulus Ruteng Raih Hibah PKKM Senilai Rp 1,4 Milyar dari KemendikbudristekUnika St Paulus Ruteng meraih Hibah PKKM senilai Rp 1,4 Milyar dari Kemendikbudristek (sumber: Jivansi)

RUTENG (Floresku.com) -– Universitas Katolik Indonesia (Unika) St Paulus Ruteng kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Hibah senilai Rp1,444 miliar tersebut merupakan bagian dari program yang telah berjalan selama empat tahun, sejak 2021, di bawah kepemimpinan Menteri Nadiem Makarim.

PKKM adalah inisiatif progresif Kemendikbudristek yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, kurikulum, dan manajemen program studi serta perguruan tinggi. Program ini memfokuskan pada tiga sasaran utama: kualitas lulusan, kualitas kurikulum dan pembelajaran, serta kualitas dosen.

Ketiga sasaran ini diwujudkan dalam delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang diperinci lebih lanjut dalam sejumlah Indikator Kinerja Tambahan (IKT).

Keberhasilan Unika St Paulus Ruteng dalam meraih hibah ini menunjukkan komitmen kampus terhadap peningkatan mutu pendidikan. Dana hibah tahun 2024 sebesar Rp1,444 miliar dialokasikan untuk tiga program studi:

• Program Studi PG-PAUD dengan dana Rp347,493 juta (verifikasi Mei 2024),
• Program Studi Pendidikan Teologi dengan dana Rp354,565 juta (verifikasi 27 Juni 2024),
• Program Studi Keperawatan dengan dana Rp742,791 juta (verifikasi 20 Juli 2024).

Sekretaris Wakil Rektor I Unika St Paulus Ruteng, Dr. Hendrikus Midun, S.Fil., M.Pd menyatakan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi semua pihak di kampus, termasuk Task Force, pimpinan universitas, dan Yayasan Santu Paulus Ruteng.

"Dengan pendanaan ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan, menghasilkan lulusan yang kompeten, serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik dan kolaboratif," ujarnya.

Diketahui, program hibah PKKM ini bersifat kompetitif dan selektif, di mana proses seleksi dilakukan melalui evaluasi dokumen proposal (desk evaluation) dan verifikasi langsung oleh tim verifikator/asesor. 

Tidak semua kampus dapat memenangkan hibah ini, sehingga pencapaian Unika St Paulus Ruteng selama empat tahun berturut-turut merupakan prestasi yang patut dibanggakan.

Pada tahun-tahun sebelumnya, Unika St Paulus Ruteng telah menerima hibah PKKM untuk berbagai program studi, termasuk Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), PGSD, serta ISS-MBKM (Institusional Support System Merdeka Belajar Kampus Merdeka). 

Keberlanjutan penerimaan hibah ini mencerminkan komitmen kampus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Dengan pendanaan yang diperoleh, Unika St Paulus Ruteng bertekad untuk terus mengembangkan program-program akademik yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman, serta meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang unggul. (Jivansi). ***

RELATED NEWS