Untuk Pertama Kali, 'Kejuaraan Shorinji Kempo Antar Dojo' Manggarai Raya Digelar di Matim

redaksi - Sabtu, 25 Juni 2022 11:51
Untuk Pertama Kali, 'Kejuaraan Shorinji Kempo Antar Dojo'  Manggarai Raya Digelar di MatimKejuaraan Shorinji Kempo Antar Dojo Manggarai Timur, Manggarai, Dan Manggarai Barat,' yang berlangsung sejak hari ini, Jumat 24 Juni hingga Sabtu 25 Juni 2022. (sumber: Filmon Hasrin)

BORONG (Floresku.com)-Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim), dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (PPO) menggelar 'Kejuaraan Shorinji Kempo Antar Dojo Manggarai Timur, Manggarai, Dan Manggarai Barat,' yang berlangsung sejak hari ini, Jumat 24 Juni hingga Sabtu 25 Juni 2022.

Kegiatan bertema 'Ayo, Bangkit Bersama Raih Prestasi' itu bertempat di Aula Kevikepan Borong, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong.

Ketua Panitia, Siprianus Pempot bersama para atlit. (Foto: Filmon Hasrin)

Dalam sambutan Bupati Matim, Agas Andreas yang dibacakan asisten I, Thadeus Enggur menyampaikan terimakasih kepada Dojo Shorinji Kempo Manggarai Barat dan Manggarai yang telah berpartisipasi dan telah memenuhi permintaan Pemerintah Daerah Matim melalui Dinas PPO dalam kejuaraan ini. 

“Kiranya kejuaraan ini menjadi titik pangkal dalam rangka mendorong generasi muda meraih prestasi melalui olaharaga Shorinji Kemp,” ujarnya.

"Tentu kita memiliki arah dan tujuan yang sama memaksimalkan peran masing-mading secara optimal agar kegiatan berjalan lancar dan membuahkan hasil sesuai yang diharapkan yang dijiwai semangat mendorong atlit-atlit terus semangat meraih prestasi. Membina serta mengembangkan kesehatan jasmani, rohani, sosial serta menumbuhkan karakter dan kepribadian bermartabat peserta dalam mewujudkan pembagunan melalui olahraga," katanya lagi.

Menurut Andreas pembinaan karakter dan pribadi unggul menjadi sasaran utama Shorinji Kempo.  Hal itu tertuang dalam falsafah kempo yakni 'perangi dirimu sendiri sebelum memerangi orang lain' falsafah dan gerakan terhubung secara linear, berpadu menjadi acuan agar terus menjadi spirit pembinaan dan pengembangan olahraga bagi atlit-atlit.

"Semangat juang dan kerja keras dalam mewujudkan cita-cita mulai bersama yakni prestasi sehingga pada akhirnya mampu bersaing pada tingkat kejuaraan yang lebih tinggi yakni nasional maupun internasional," tuturnya.

Sementara itu Ketua Panitia, Siprianus Pempot mengatakan ajang Kejuaraan Shorinji Kempo Manggarai Raya berlangsung secara meriah karena dihadiri semua kensi/atlit Manggarai Raya. 

Kejuaraan Shorinji Kempo baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Matim yang melibatkan kabupaten tatangga yakni Manggarai dan Manggarai Barat.

Menurut Siprianus atlit Manggarai Barat berjumlah 25 orang, atlit Manggarai berjumlah 80 orang, dan atlit Matim berjumlah 100 orang.

"Antusiasme atlit dan para pelatih dari setiap Dojo Manggarai Raya menyelimuti nuansa kejuaraan yang beraura kompetitif. Nampak para simpai dari setiap Dojo penuh semangat mengarahkan kensinya masing-masing," ungkapnya.

Ia menambahkan, panitia pelaksana kegiatan yang mengambil peran dalam menginisiasi terlaksananya kegiatan kejuaraan adalah Dinas PPO Matim. Selain itu, tentu berkat kerja sama berbagai pihak sehingga bisa menyukseskan kegiatan ini.

"Arah yang hendak dituju pada kegiatan ini yakni mendorong jiwa semangat juang para atlit untuk terus mengasah kemampuan agar berprestasi pada tingkat kejuaraan yang lebih tinggi. Baik tingkat provinsi, nasional maupun internasional. Padan event ini bukan juaranya menjadi target utama, akan tetapi menumbuhkan konsistensi ketekunan yang terpatri dalam diri untuk terus dikembangkan para atlit. Untuk yang berprestasi perlu diberi ruang dan itulah fungsinya bidang Pemuda dan Olahraga," tegasnya.

Terpisah, Ketua Cabang Perkemi Matim, Sipri Habur mengatakan memang untuk kejuaraan antar Dojo Manggarai Raya baru pertama kali digelar di Matim tetapi kegiatan kejuaraan antar Dojo di matim pernah dilaksanakan 2 tahun lalu tetapi itu hanya khusus atlit Matim.

Menurut Sipri Habur kegiatan ini dalam rangka membangkitkan kembali semangat atlit terutama pelatih Dojo dan perkembangan Kempo, apalagi selama covid-19 kemarin hampir 2 tahun agak fakum.

"Sehingga di 2022 ini saya mendorong supaya muncul kembali semangat. Kami di Kempo ni hanya 1 saja, jadi kebersamaannya tinggi dan rasa solidaritasnya juga tinggi," ungkapnya.

Ia berharap untuk mendorong para atlit supaya berpacu ke prestasi ke tingkat yang lebih tinggi. Kemudian, setelah antara Dojo ini nanti bisa antara Dojo kabupaten yang diselenggarakan provinsi.

Turut terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini antara lain, Perkemi Matim, Koperasi Abdi Manggarai Timur, JAMKRINDO, Widy Mart, Koperasi Sangosay, Sahabat Komputer, dan Cahaya Parabola. (Filmon Hasrin). ***

Editor: redaksi

RELATED NEWS