Promo
Minggu, 06 September 2026 21:22 WIB
Penulis:Redaksi

JAKARTA (Floresku.com) — Bank Saqu, layanan perbankan digital milik Astra Financial dan WeLab, resmi memperluas dukungannya bagi pengusaha mandiri (solopreneur) melalui program Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club. Program ini menjadi wadah untuk menghubungkan para pendiri usaha (founders) dengan jaringan bisnis, peluang kolaborasi, dan solusi finansial.
Inisiatif tersebut merupakan perkembangan dari program Solopreneur Academy yang dijalankan sejak 2024 dan telah melibatkan lebih dari 1.000 solopreneur.
Kini, Bank Saqu mentransformasi ruang pembelajaran tersebut menjadi growth ecosystem guna mendukung pertumbuhan bisnis pelaku usaha secara berkelanjutan.
Langkah ini sejalan dengan temuan laporan Striving to Thrive: The State of Indonesian Micro and Small Enterprises 2024/25. Laporan tersebut mencatat bahwa lebih dari 50% usaha mikro dan kecil yang mengakses dukungan bisnis—seperti pelatihan finansial, digital marketing, pendampingan, serta peer networking—mengalami kenaikan pendapatan, dibanding 37% usaha yang bergerak tanpa dukungan ekosistem.
Relationship Banking Director Bank Saqu, Hendrik Komandangi, menjelaskan bahwa seiring berkembangnya usaha, kebutuhan para solopreneur tidak lagi terbatas pada fondasi dasar.
“Selain pengetahuan dan fondasi bisnis yang kuat, mereka membutuhkan akses terhadap jaringan, peluang pasar, dan dukungan finansial yang sesuai dengan tahapan bisnisnya,” ujar Hendrik.
Fokus Utama dan Kolaborasi Strategis
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Bank Saqu Solopreneur Society 2026 mengusung tiga pilar utama: industry insights, networking, dan business matchmaking terkurasi. Melalui business matchmaking, para founder dipertemukan secara spesifik dengan supplier, pemilik brand, mitra strategis, hingga pembeli potensial.
Baca juga:
Program tahun ini berfokus pada empat kategori bisnis dinamis, yaitu coffeepreneur, food & beverage (F&B), MICE, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Untuk memperkuat dampaknya, Bank Saqu berkolaborasi dengan IDN serta menjalin kemitraan strategis bersama Otten Coffee dalam mendukung coffeepreneur.
Co-Founder & COO IDN, William Utomo, menyatakan dukungan penuhnya terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, pertumbuhan bisnis sangat membutuhkan ekosistem yang membuka akses koneksi relevan agar dapat memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha.
Hal senada disampaikan CEO Otten Coffee, Jhoni Kusno. Ia menilai penggabungan ekosistem industri kopi Otten Coffee dengan fasilitas finansial Bank Saqu memberikan dukungan nyata bagi para penggiat bisnis kopi di Indonesia.
Solusi Finansial Pendukung
Guna melengkapi ekosistem tersebut, Bank Saqu turut menyediakan akses pendanaan yang fleksibel bagi pelaku usaha, di antaranya:
Saku Kredit: Fasilitas pinjaman dengan limit hingga Rp30 juta untuk kebutuhan operasional yang fleksibel.
Kredit Modal Kerja: Layanan pembiayaan bagi pelaku usaha yang siap melakukan ekspansi bisnis.
Melalui integrasi pengetahuan, jaringan, dan solusi perbankan, Bank Saqu berkomitmen mendampingi perjalanan para solopreneur dari tahap merintis hingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.