Belajar Bermurah Hati Seperti Allah

Senin, 02 Maret 2026 06:05 WIB

Penulis:redaksi

Editor:redaksi

goris nule.jpg
Pater Gregor Nule SVD (Dokpri)

Pesan Inspiratif
 

Oleh: Pater Gregor Nule, SVD

Manusia selalu berusaha berbuat baik dan menjadi orang baik. Kita suka membantu orang lain dan berusaha menjadi sahabat banyak orang.

Tetapi, sering kita berhadapan dengan kelemahan dan kerapuhan orang-orang di sekitar kita. Kita sendiri pun lemah dan rapuh. Meski demikian, sering kita harapkan sesuatu yang lebih baik dan luar biasa.

Tetapi, kenyataan yang kita alami bukanlah demikian. Apa yang kita inginkan tidak kita dapatkan. Sebab di satu pihak, kita berhadapan dengan kelemahan manusia. Dan di pihak lain, manusia sering lalai.

Karena itu, kita mesti sabar dan terbuka untuk saling menerima sebagaimana mestinya. Hanya dengan demikian kita dapat hidup bersama secara baik dan harmonis.

Perikop Injil Luk 6: 36-38 melukiskan tentang ajakan Yesus agar kita berbelas kasih sama seperti Bapa di surga.

Manusia yang rapuh dan mudah lalai, tetapi Allah tetap memberi kita kesempatan untuk terus hidup dan  berjalan maju.

Kita tetap berusaha bertumbuh, berkembang dan menghasilkan buah karena Allah berkenan  memberikan kita kesempatan.

Allah sungguh maha rahim terhadap manusia ciptaanNya. Itulah sebabnya kendati pun banyak kali kita lemah dan mudah lalai, Allah tetap menyertai, memberkati dan menyelenggarakan hidup serta karya kita.

Karena itu, sebagai manusia beriman kita pun mesti belajar untuk saling menerima kelebihan dan kekurangan.  Kita mesti bermurah hati terhadap siapa pun.

Kita tidak boleh sombong  dan anggap diri hebat. Kita mesti bersikap rendah hati dan terbuka. Kita selalu mohonkan belas kasihan Allah dan pada saat yang kita tetap berbaik hati terhadap sesama.

Semoga Tuhan memberkati kita sellau!

Kewapante, 02 Maret 2026