Grab
Selasa, 05 Mei 2026 13:40 WIB
Penulis:Redaksi

MAUMERE (Floresku.com) — Bunda Literasi Kabupaten Sikka, Fista Sambuari Kago, melakukan kunjungan edukatif ke SDN Wailiti pada Selasa (5/5).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis memperkuat budaya membaca sekaligus mendorong pengembangan konsep wisata literasi dan sains di lingkungan sekolah dasar.
Dalam kunjungan tersebut, Bunda Literasi menyosialisasikan program “Gong Literasi”, sebuah gerakan kolektif yang menempatkan kebiasaan membaca sebagai fondasi utama dalam membangun generasi cerdas, kritis, dan berkarakter. Ia menekankan pentingnya membiasakan siswa membaca minimal 30 menit setiap hari, baik di sekolah maupun di rumah.
“Budaya membaca harus ditanamkan sejak dini. Anak-anak perlu didorong untuk mencintai buku, karena dari sanalah lahir pengetahuan, imajinasi, dan masa depan yang lebih baik,” ujar Fista di hadapan para siswa dan tenaga pendidik.
Baca juga:
Lebih jauh, ia juga mengajak seluruh elemen sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, kreatif, dan interaktif.
Melalui pendekatan wisata literasi dan sains, siswa tidak hanya diajak membaca, tetapi juga belajar secara kontekstual melalui eksplorasi, percobaan sederhana, dan pengalaman langsung.
Kepala SDN Wailiti, Barbara Boleng Makin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Bunda Literasi menjadi suntikan motivasi bagi sekolah untuk terus memperkuat budaya literasi di kalangan siswa.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan ini. Kehadiran Bunda Literasi menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan program literasi, termasuk membiasakan siswa membaca setiap hari,” ungkapnya.
Barbara menambahkan, pihak sekolah siap mendukung berbagai inovasi literasi dan sains, seperti pengembangan pojok baca, kegiatan membaca bersama, serta integrasi literasi dalam proses pembelajaran di kelas.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, perwakilan Camat Alok Barat, Lurah Wolomarang, pegiat literasi Yanto de Flores dari Pondok Baca Kampung Kabor, tim literasi dan sains, serta para guru dan siswa.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat gerakan literasi di Kabupaten Sikka, sekaligus mencetak generasi muda yang gemar membaca, berpikir kritis, dan siap bersaing di masa depan. (Silvia). ***