Harga Gas Elpiji Naik, Stok di Maumere Menipis

Minggu, 17 Mei 2026 14:06 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Redaksi

elponi.jpg
Ilustrasi: Gas Elpiji 5kg langka di Maumere (Silvia)

MAUMERE (Floresku.com) - Warga Kota Maumere mulai mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 5 kilogram yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. 

Selain stok yang sulit ditemukan di sejumlah toko dan kios pengecer, harga gas elpiji juga mengalami kenaikan cukup tajam.

Salah seorang warga, Ibu Martha, mengaku kesulitan mendapatkan gas elpiji sejak pagi hari. Ia bahkan harus berkeliling ke hampir seluruh toko yang biasa menjual gas elpiji di Kota Maumere.

“Saya pagi ini mengelilingi hampir semua toko di Maumere yang menjual gas elpiji. Semua toko mengaku stok gas tidak ada,” ujar Martha kepada wartawan, Minggu (17/5).

Menurutnya, hanya satu toko di kawasan Perumnas yang masih memiliki stok gas elpiji. Namun jumlahnya pun sangat terbatas.

“Hanya ada satu toko di Perumnas yang masih ada gas, itu pun tinggal dua tabung saja,” katanya.

Tidak hanya sulit diperoleh, harga gas elpiji 5 kilogram juga melonjak drastis. Martha mengaku bulan lalu dirinya masih membeli gas dengan harga Rp145 ribu per tabung. Namun kini harga tersebut naik menjadi Rp185 ribu.

“Naiknya sampai Rp40 ribu. Bulan lalu masih Rp145 ribu, sekarang sudah Rp185 ribu,” ungkapnya.

Kenaikan harga tersebut, kata Martha, sangat memberatkan ekonomi rumah tangga. Ia terpaksa mengalihkan uang belanja kebutuhan dapur untuk membeli gas elpiji.

“Sedianya uang Rp40 ribu itu saya bawa dari rumah untuk beli sayur, akhirnya saya gunakan untuk tambah beli gas,” tuturnya dengan nada kecewa.

Kelangkaan dan kenaikan harga gas elpiji ini mulai dirasakan banyak warga di Maumere. Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk menstabilkan distribusi dan harga gas di pasaran agar tidak semakin membebani masyarakat kecil. (Silvia). ***