KDM Akan Jemput Korban TPPO Asal Jabar di Sikka, NTT

Kamis, 19 Februari 2026 20:19 WIB

Penulis:redaksi

Editor:redaksi

13 korban tppo.jpg
Korban TPPO asal Jabar sedang didamping Truk-F. (Istimewa)

BANDUNG (Floresku.com) -  Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM)  akan menjemput langsung warga Jawa Barat yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 13 warga Jabar dilaporkan menjadi korban dalam kasus tersebut dan akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Ketua Tim Hukum Jawa Barat Istimewa, Jutek Bongso, mengatakan kasus ini mendapat perhatian serius dari gubernur setelah viral di media sosial. Pihaknya langsung berkoordinasi dan membentuk tim untuk mengawal proses penyelesaian.

“Kami sampaikan ada 13 warga Jabar yang menjadi korban. Kami ditugaskan untuk berkoordinasi hingga membentuk tim guna penyelesaiannya,” ujar Jutek, Rabu (18/2).

Ia menambahkan, pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya korban lain asal Jawa Barat dalam kasus yang sama. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap seluruh korban dapat segera dipulangkan dalam waktu dekat.

Baca juga:

Menurut Jutek, Gubernur Dedi Mulyadi telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polda Jabar, Mabes Polri, Polda NTT, dan Polres Sikka untuk memastikan proses hukum berjalan serta pemulangan korban terlaksana dengan aman.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar, Siska Gerfianti, membenarkan rencana penjemputan tersebut. Ia menegaskan langkah ini dilakukan demi melindungi hak korban dan kepentingan terbaik bagi anak.

Meski jadwal penjemputan belum diumumkan, proses hukum terhadap pelaku disebut terus berjalan. Pemerintah berharap kasus ini menjadi perhatian bersama untuk memperkuat pencegahan TPPO di masa mendatang. (Sandra). ***