Mantan ASN Pilih Bertani Hidroponik, Pasok Sayuran Segar untuk Labuan Bajo

Selasa, 07 Juli 2026 11:38 WIB

Penulis:Redaksi

selada.jpg
Wilfridus Da Costa Mones berkebun hidroponik di halaman belakang rumahnya. (KOMPAS.com/APOLONIA INERU BAHALI))

LABUAN BAJO (Floresku.com) – Di tengah pesatnya pertumbuhan pariwisata Labuan Bajo, seorang mantan aparatur sipil negara (ASN) memilih meninggalkan pekerjaan tetap demi menekuni usaha pertanian hidroponik. 

Keputusan itu kini membuahkan hasil dan membuka peluang baru bagi sektor pangan penunjang industri pariwisata.

Wilfridus Da Costa Mones, lulusan pertanian asal Lospalos, Timor Leste, bersama istrinya memutuskan menetap di Labuan Bajo setelah keduanya lulus seleksi ASN pada 2021. 

Namun, di balik pekerjaannya sebagai pegawai negeri, Wil melihat peluang besar yang belum banyak digarap, yakni penyediaan sayuran segar berkualitas bagi hotel, restoran, dan pelaku usaha wisata.

Pada September 2022, ia mulai membangun kebun hidroponik sederhana di halaman belakang rumahnya di Lancang. Berbekal satu instalasi dengan 200 lubang tanam, Wil membudidayakan berbagai jenis selada dan daun mint.

Panen perdana yang hanya belasan kilogram menjadi titik awal berkembangnya usaha yang diberi nama Green Floreska. Melalui promosi di media sosial dan pemasaran langsung kepada pelanggan, permintaan terus meningkat.

Baca juga:

Keuntungan yang diperoleh kemudian diinvestasikan kembali untuk memperluas kapasitas produksi. Dalam beberapa bulan, jumlah instalasi hidroponik bertambah. 

Seiring berkembangnya Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas, kebutuhan hotel dan restoran terhadap sayuran segar lokal juga terus meningkat.

Melihat prospek usaha yang semakin menjanjikan, Wil akhirnya mengajukan pengunduran diri sebagai ASN pada awal 2025. Menurutnya, menjalankan bisnis membutuhkan fokus penuh agar dapat terus berkembang.

Kini, ia memperluas lahan tanam dan meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan pasar yang terus bertambah.

Kisah Wil menunjukkan bahwa sektor pertanian modern memiliki peluang besar untuk tumbuh berdampingan dengan industri pariwisata. 

Kehadiran usaha hidroponik lokal tidak hanya memasok kebutuhan pangan berkualitas, tetapi juga memperkuat rantai pasok pariwisata sekaligus membuka lapangan kerja dan mendorong ekonomi lokal di Labuan Bajo. (Tari/Sumber Kompas.com). ***