pariwisata
Senin, 16 Maret 2026 13:25 WIB
Penulis:redaksi

JAKARTA (Floresku.com) – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan kesiapan pemerintah untuk mendukung penyelenggaraan A-STREAM Open Water Swimming Series dan 12th Asian Open Water Swimming Championships 2026 yang akan digelar oleh PB Akuatik Indonesia.
Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Kementerian Pariwisata dan PB Akuatik Indonesia di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (13/3).
Pemerintah menilai ajang olahraga perairan terbuka bertaraf internasional ini dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia melalui pengembangan sport tourism.
Menurut Menteri Widiyanti, pemerintah menyambut baik kolaborasi tersebut karena mampu menghadirkan promosi destinasi wisata Indonesia melalui kegiatan olahraga internasional.
Baca juga:
“Kami pada prinsipnya sangat mendukung dan senang dapat berkolaborasi untuk mempromosikan destinasi Indonesia, bukan hanya Bali tetapi juga berbagai destinasi lainnya di Tanah Air,” ujarnya.
A-STREAM Open Water Swimming Series dijadwalkan berlangsung pada 11–12 April 2026. Sementara itu, 12th Asian Open Water Swimming Championships akan digelar di Bali pada 13–15 Juni 2026.
Widiyanti berharap kerja sama antara pemerintah dan PB Akuatik Indonesia dapat berlanjut secara rutin setiap tahun dengan penyelenggaraan di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Dengan demikian, kegiatan olahraga internasional ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan utama sport tourism di kawasan Asia.
“Mudah-mudahan kolaborasi ini dapat berlanjut setiap tahun dan mampu menghadirkan setidaknya 750 peserta dari berbagai negara,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin Rahardjo, menjelaskan bahwa A-STREAM Open Water Swimming Series dirancang sebagai identitas baru dalam pengembangan sport tourism nasional.
Menurut Harlin, ajang ini tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga, tetapi juga mendorong keterlibatan berbagai sektor pendukung, termasuk pariwisata, kuliner, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Para wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan olahraga, tetapi juga dapat menikmati produk lokal sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendorong pengembangan fasilitas pariwisata di daerah,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan PB Akuatik Indonesia, diharapkan sport tourism dapat berkembang sebagai salah satu motor penggerak pariwisata nasional sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi berbagai destinasi wisata di Indonesia. (Sandra). ***
setahun yang lalu