Pater Yere Purin Koten SVD: Mampirlah di Taman Doa Bolit Wodon, Boganatar

Jumat, 26 Mei 2023 11:48 WIB

Penulis:redaksi

TK Bolo.JPG
Para siswa dan guru TK St Theresia Boganata befoto bersama Pater Yere Purin Koten SVD di depat Taman Doa Bolit Wodon, Jumat (26/5). (WA Pater Yere)

BOGANATAR (Floresku.com) – Gereja Katolik mendedikasikan Bulan Mei kepada   Bunda Perawan Maria.

Berkenaan dengan itu Pater Yere Purin Koten SVD, pastor Paroki St Yohanes Pembabtis Boganatar, Keuskupan Maumere  selalu mendorong umatnya untuk semakin meningkatkan devosinya kepada Bunda Peranwan Maria.

Pada Jumat (26/5) pagi, Pater Yere pun menyempatkan diri untuk menjadi tutor ziarah bagi para siswa dan guru Taman Kanak-Kanak St Theresia di Taman Doa Bolit Wodon Boganatar.

Prosesi Salib menuju Tanam Doa Bolit Wodon pada 31 Oktober 2022, menjelang  Misa Pemberkatan. (Foto: P. Yere).

Pater Yere mengatakan, ia sendiri yang memberi nama Taman Doa Bolit Wodon Boganatar tersebut.

“Nama Bolit Wodon itu diambil dari nama leluhur orang Boganatar,”  katanya kepada media ini. 

Pater Yere menerangkan, tempat doa ini sedang ditata dan ditanami dengan bunga aneka macam sehingga suatu waktu tidak hanya sebagai tempat ziarah atau tempat untuk doa, melainkan juga sebagai tempat rekreasi. 

Pater Yere mengisahkan, Taman Doa Bolit Wodon mulai dibangun pada awal Oktober 2022. Pembangunannya pada akhir Oktober, sehingga diberkati pada 31 Oktober 2022. 

 Pater Yere SVD (tengah) dan pater Vinsen Neonbasu SVD (kanan) dalam Misa Pemberkatan Taman Doa Bolit Wodon, Boganatar, pada 31 Oktober 2022 (Foto: P. Yere).

“Letaknya di atas bukit, di belakang pastoran Boganatar dan persis di tepi jalan negara Trans Mamere –Larantuka,” ungkapnya.

Uniknya, katanya lagi, arca Bunda Maria berbalutkan velum motif sarung perempuan Tana Ai. Demikian juga Yesus dibalut dengan sarung laki-laki Tana Ai. 

Hadirnya Taman Doa Bolit Wodon ini dimungkinkan karena kemurahan Tuhan melalui satu keluarga dari Ruteng Manggarai. 

Pentahtaan (kirir) dan Pendupaan Patung Bunda Perwawan Maria di Taman Doa Bolit Wodon, Boganatar (Foto: Pater Yere).

“Dari atas bukit itu kita bisa memandang jauh ke laut utara Mamere yang panoramik dan eksotik. Jaraknya dekat saja dari pastoran dan  jalan raya, sekira 100 an meter,” kata Pater Yere lagi.

Sekarang sedang kami sedang mengusahakan untuk membuat atap atau semacam rumah supaya agak terlindung dari terik matahari. 

“jadi, Memang masih banyak yang  harus dikerjakan, termasuk menanam bunga-bunga merawatnya. Oleh karena itu, siapa pun bila sempat melintasi Boganatar, silahkan mampir di Taman Doa Bolit Wodon,” pungkas Pater Yere. ***