Tuhan
Kamis, 05 Maret 2026 22:55 WIB
Penulis:redaksi

Oleh: Pater Gregor Nule, SVD
Kebun anggur mesti menghasilkan buah. Kebun anggur juga mesti menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya.
Dan keberhasilan kebun anggur bergantung pada kerja keras dan tanggung jawab para penggarapnya.
Perikop Injil Mat 21:33-43.45-46 mewartakan kebun anggur sebagai lambang kerajaan Allah. Dan kerajaan Allah juga mesti menghasilkan banyak buah.
Dan para pekerjanya pun mesti bekerja sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Hanya dengan demikian kerajaan Allah akan menghasilkan banyak buah demi keselamatan umat manusia dan kemuliaan Allah di dunia.
Ketika para penggarap tidak melaksanakan pekerjaannya dengan baik maka mereka akan dipecat dan kebun anggur dialihkan kepada penggarap lainnya.
Dan, ketika para pekerja di kerajaan Allah tidak melaksanakan tugasnya dengan baik maka kerajaan Allah akan dialihkan kepada para pekerja lainnya.
Imam-imam Kepala dan tua-tua bangsa Yahudi merupakan orang-orang pertama yang mendapatkan kepercayaan untuk. mengembangkan kerajaan Allah di dunia dan diharapakan menghasilkan banyak buah.
Tetapi, mereka tidak melaksanakan tugas dengan baik lantaran mudah iri hati, jahat dan tidak menerima Yesus sebagai Mesias dan Utusan Allah. Yesus adalah Mesias dan Anak Allah yang dinantikan bangsa Israel.
Maka tugas pengelolaan kerajaan Allah dialihkan kepada bangsa-bangsa lain. Sedangkan, para pemimpin agama Yahudi memilih posisi sebagai lawan atau musuh Yesus dan kerajaan Allah yang dihadirkannya.
Mereka berusaha menangkap dan membunuh Yesus serta membatalkan rencana kehadiran Allah di dunia.
Meski demikian, kerajaan Allah sungguh berkembang dan menghasilkan banyak buah di antara banyak bangsa lain.
Yesus dan kerajaanNya semakin dikenal dan dicintai oleh semua orang dan bangsa yang terbuka hatinya dan berkehendak baik.
Sebagai pengikut Yesus kita mendapatkan kepercayaan untuk menjadi penggarap kebun anggur Tuhan.
Maka kita mesti berkomitmen untuk mengjasilkan buah melimpah di mana semakin banyak orang yang mencintai Yesus dan bersedia menjadi pekerjaan Kerajaan Allah.
Semoga Tuhan Yesus memberkati kita sekalian.
Kewapante, 06 Maret 2026. ***