Tuhan
Sabtu, 08 Agustus 2026 09:29 WIB
Penulis:Redaksi

Oleh Gregor Nule SVD
Para murdi telah .mendapatkan kuasa dari Yesus untuk mengajar, mewartakan Kerajaan Allah dan mengusir roh jahat.
Tetapi, ketika seorang ayah yang sungguh cemas meminta bantuan untuk menyembuhkan anaknya yang sangat menderita karena sakit ayan, para murid tidak bisa berbuat apa-apa.
Orang itu datang kepada Yesus dan mendapatkan apa yang dia rindukan, anaknya sembuh. Kenyataan itu membuat para murid merasa berkecil hati dan mempertanyakan kemampuan mereka.
Mereka bertanya, "Mengapa kami tidak bisa mengusir setan itu?". Dan Yesus mengingatkan mereka katanya, " Karena kalian kurang percaya," (bdk Mat 17:19-20).
Para murid tidak mampu menyembuhkan anak itu karena tidak mengandalkan Tuhan dalam kata dan tindakan mereka. Mungkin mereka andalkan diri sendiri atau kekuatan lain.
Sebagai pengikut Yesus, kita juga telah mendapatkan kuasa dan pelbagai karunia dari Allah untuk mengajar, berkata-kata, bernubuat dan melakukan mukjizat.
Terapi, kita hanya bisa berhasil melakukan perbuatan besar dan ajaib apabila kita andalkan Tuhan. Jika kita sungguh percaya kepada Tuhan dan membiarkan Tuhan berkarya di dalam dan melalui kita maka doa dan harapan kita bisa jadi kenyataan.
Kita mesti bersikap rendah hati dan tampil sebagai hamba dan alat Tuhan. Ketika kita berhasil maka kita tidak sombongkan diri, sebaliknya, mengakui diri sebagai hamba yang tidak berguna.
Apabila gagal kita pun mesti sadar untuk berbenah diri dan mengakui kelemahan atau kerapuhan kita. Mungkin kita belum sungguh percaya dan andalkan Tuhan dalam segala-galanya.
Kita mesti ingat bahwa jika kita memiliki iman sebesar biji sesawi maka kita bisa pindahkan gunung ke tempat lain atau mampu lakukan mukjizat, (bdk Mat 17:20).
Semoga Tuhan Yesus memberkati kita selalu!
Kewapante, 08 Agustus 2026. ***