hidup
Selasa, 24 Maret 2026 07:38 WIB
Penulis:redaksi

Oleh: Pater Gregor Nule, SVD
Yesus diutus Bapa ke dunia untuk menawarkan jalan keselamatan kepada semua manusia. Manusia menentukan pilihannya sendiri.
Orang yang memilih Yesus dan ajaranNya.berarti ia memilih keselamatan dan kehidupan. Sebaliknya, orang yang yang. memilih dunia, artinya ia tetap hidup dalam dunia atau ia mau tetap hidup dalam dosa.
Perikop Injil Yoh 8 :21-30 melukiskan tentang syarat yang mesti dipenuhi semua pendengarNya agar selamat. Yesus mewartakan kehendak Bapa yakni keselamatan semua orang.
Teaqpi, keselammatan itu bukanlah sesustu yang bersifat wajib dan otomatis semua manusia. Allah menawarkannya, tetapi manusia bebas memutuskan dan menentukan sikap: mau terima atau mrnolaknya.
Orang yang terbuka hati dan menerima tawaran kasih Allah akan selamat, sebaliknya, orang yang menutup hati dan menolaknya akan alami kebinasaan.
Orang yang menutup diri terhadao tawaran kasih Allah, artinya ia tetap memilih dunia dan hudup dalam dosa. Ia tidalk mau bertobat.
Sebagai pengikut Yesus kita dipanggil untuk terbuka terhadap tawaran kasih Allah dan hidup menurut kehendakNya sebagai syarat untuk selamat.
Inilah ungkapan kasih Allah yang sungguh agung bagi kita. Tetapi, jika kita menolak Allah dan kehendakNya maka kita memilih kebinasaan.
Allah tidak menghukum siapa pun. Allah selalu memanggil semua orang dan memberikan kesemapatan supaya mengusahakan keselamatannya.
Dan Allah selalu menuntun kita dengan rahmat dan kasihNya untuk keluar dari dunia dan bertobat dari segala dosa.
Semoga Tuhan Yesus memberkati kita selalu!
Kewapante, 24 Maret 2026. ***