Proyek Posyandu Mbakung Disorot, Warga Minta Transparansi

Minggu, 15 Februari 2026 09:57 WIB

Penulis:redaksi

WhatsApp Image 2026-02-14 at 10.45.19 PM.jpeg
Pembangunan gedung Posyiandu Mbakung mangkrak, warga minta Pemerintah Desa bersikap transparan soal penggunaa dana desa. (Vian)

PACAR (Floresku.com) - Masyarakat Desa Mbakung, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, menyoroti proyek pembangunan gedung Posyandu yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dengan pagu tiga ratus juta lebih.

Proyek tersebut dinilai berjalan lambat dan hingga kini belum rampung meski telah dimulai sekitar lima bulan lalu.

Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi bangunan yang belum selesai dan berpotensi terbengkalai.

"Sejak lima bulan lalu pembangunan itu dimulai, namun sampai sekarang belum selesai dan terancam mangkrak,"ujarnya.

Selain menyoroti keterlambatan, ia juga mempertanyakan urgensi pembangunan gedung Posyandu di tengah berbagai kebutuhan mendesak masyarakat desa yang dinilai belum tertangani secara optimal.

Baca juga:

"Saya tidak tahu alasan pemerintah membangun rumah posyandu ini, sementara begitu banyak kebutuhan masyarakat yang masih mengharapkan sentuhan dari pemerintah,"tambahnya.

Ia berharap agar penggunaan Dana Desa benar-benar menjawab kebutuhan prioritas warga.

"Kami berharap pemerintah desa dapat  menjelaskan perencanaan, tahapan pekerjaan, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek tersebut secara transparan" tutup nya.

Sementara itu, Kepala Desa Mbakung, Sebastianus Pilemon, saat dikonfirmasi via telpon  pada Sabtu (14/02), mengakui adanya keterlambatan pekerjaan. 

Ia menjelaskan bahwa hambatan terjadi karena penyedia atau mitra pelaksana proyek mengalami sakit berat.

"Saya akui memang tahun ini terlambat karena terkendala mitra sedang dalam keadaan sakit parah" jelasnya.

Ia menambahkan bahwa untuk penyaluran dana telah dilakukan, namun laporan pertanggungjawaban belum dapat diselesaikan karena pekerjaan fisik masih belum rampung.

"Laporan pertanggungjawaban kami masih dalam proses karena pekerjaan belum tuntas" ungkapnya. (Vian). ***