PUISI Rofinus Sela Wolo

Minggu, 14 November 2021 22:01 WIB

Penulis:redaksi

Editor:redaksi

Rofin.JPG
Rofinus Sela Wolo (Dokpri)
Ilustrasi ‘Seorang Lelaki yang Dilupakan’ (Sumber:williamsfineart.com)

Seorang Lelaki yang Dilupakan

Lelaki itu 
Berkali-kali ia diburu
Hingga akhirnya tertelungkup jatuh
Usianya terbentur pada kerasnya waktu

Meski raganya telah dikubur
Jiwanya masih tetap tersenyum

Ia tahu
Di antara rumpun-rumpun bambu
Kenangan-kenangan itu
Pasti mengakar bersama waktu

Tapi
Di atas pusaranya yang usang
Tertulis nama 'telah tiada'
Siapakah dia?
Kita lupa
Kita melupakannya

Aekana,  Minggu,14 November 2021.

Ilustrasi: 'Kawanku Lupa Diri (Sumber:www.womenworking.com)

Kawanku Lupa Diri


Kawan-kawanku itu
Mereka 'menumpang tenar' melalui 'gerbong-gerbong' persoalan
Mereka menuliskan nama-nama mereka pada 'wajah' persoalan

Kawan-kawanku itu
Mereka menjadi 'gila' pada pujian setelah berpura-pura menyelesaikan persoalan
Mereka menyebut diri pahlawan keadilan dengan solusi palsu menengahi persoalan

Tapi mereka lupa
Kawan-kawanku itu lupa
Mereka menjadi lupa diri setelah nama mereka diberitakan setiap hari
Mereka menjadi lupa sendiri
Mereka lupa, mereka akan menciptakan persoalan yang lain