Valentine, DISARPUS Sikka Nobar Sie di Paduwau Waipare

Rabu, 11 Februari 2026 20:30 WIB

Penulis:redaksi

nonnt.jpeg
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, dan sutradara film Sie, Yosef Levi (Silvia)

MAUMERE (Floresku.com) - Dalam rangka merayakan Hari Valentine yang jatuh pada 14 Februari, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Sikka menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter pendek Sie bersama para lanjut usia (lansia) di Panti Sosial Jompo Paduwau Waipare, Maumere.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara DISARPUS Sikka dan sutradara film Sie, Yosef Levi, yang merupakan peraih Piala Citra Indonesia 2025 untuk kategori Film Dokumenter Pendek. 

Rencananya, pemutaran film tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Valentine.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar perayaan simbolik, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kepada para lansia yang tinggal di panti jompo.

“Valentine sering identik dengan anak muda, tetapi cinta juga perlu dirayakan bersama para orang tua kita. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan, perhatian, dan ruang refleksi bagi Opa Oma di Paduwau,” ujar Very Awales usai berkoordinasi dengan Yosef Levi di ruang kerjanya, Selasa (10/2).

Baca juga:

Menurutnya, pemutaran film Sie juga menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi budaya dan literasi visual, khususnya bagi kelompok lansia yang jarang tersentuh kegiatan seni dan perfilman.

“Film adalah media yang sangat efektif untuk membangun empati, mengenang pengalaman hidup, dan menumbuhkan kembali semangat. Kami berharap kegiatan ini bisa memberi makna emosional bagi para lansia,” tambahnya.

Sementara itu, sutradara Sie, Yosef Levi, menyambut baik inisiatif DISARPUS Sikka. Ia mengatakan bahwa film yang digarapnya memang ditujukan untuk menyentuh sisi kemanusiaan, terutama tentang memori, relasi, dan proses menua.

“Bagi kami, menayangkan Sie di panti jompo adalah kehormatan tersendiri. Film ini berbicara tentang kehidupan yang sederhana, tetapi penuh makna. Kami berharap para Opa Oma bisa merasa dekat dengan cerita yang disajikan,” ujar Yosef.

Untuk memastikan kelancaran acara, DISARPUS Sikka juga telah berkoordinasi dengan Kepala UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Provinsi NTT, Henky Nong, serta pihak pengelola Panti Paduwau Waipare melalui Seksi Kesejahteraan Sosial, Yulius Demu.

Selain pemutaran film, kegiatan juga akan diisi dengan dialog ringan, pembagian bingkisan, serta interaksi langsung antara pembuat film, petugas perpustakaan, dan para lansia.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menjadi bentuk perayaan Valentine yang lebih bermakna: tidak sekadar tentang romantisme, tetapi tentang cinta, perhatian, dan penghargaan terhadap para orang tua yang telah lebih dulu menapaki perjalanan hidup.