PADMA Indonesia geram melihat Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada bersikap masa bodoh, tidak memandang emergensi dan tidak merespon sama sekali atas atas maraknya kasus migrasi ilegal yang rentan human trafficking di Ngada.
Merebaknya judi di Dingdong di Flores Timur yang dikenal dunia sebagai Kabupaten Destinasi Wisata Rohani Dunia sungguh menyedihkan dan mencoreng nama baik Flores Timur.
Gabriel Goa, Ketua Dewan Pembina Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (PADMA Indonesia) merasa sangat prihatin dengan pengunduran diri Ratu Wula dari Calon Anggota DPR RI Dapil NTT 2 Partai Nasdem.
Belakangan ini semakin banyak anak-anak NTT terjebak dalam jaringan mafia human trafficking berkedok malaikat penolong untuk mendapatkan pekerjaan yang cepat melalui skema AKAD (Angkatan Kerja Antar Daerah) dan skema AKAN (Angkatan Kerja Antar Negara).
Dugaan penyalahgunaan kekuasaan oleh Aspidsus Kejati NTT, Ridwan S.Angsar, SH,MH dalam melakukan kriminalisasi hukum dan diskriminasi HAM terhadap Ketua Komisi III DPRD NTT,Jonas Salean,SH,Msi wajib dilawan.