BPOLBF dan Kemenpar Hidupkan Parapuar, Wisata Darat Makin Dilirik

Kamis, 04 Juni 2026 11:36 WIB

Penulis:Redaksi

tiker.jpg
Tiket Pentas Weekend at Parapuar (WAP), Sabtu 6 Januari 2026 (BPOLBF)

LABUAN BAJO (Floresku.com) – Labuan Bajo selama ini identik dengan wisata bahari dan pesona Taman Nasional Komodo. Namun, upaya memperkuat wisata darat terus dilakukan melalui berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan masyarakat lokal.

Salah satunya adalah penyelenggaraan Natas Parapuar oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama Kementerian Pariwisata di kawasan Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) Parapuar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (3/6).

Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, mengatakan kegiatan Pentas Natas Parapuar merupakan bagian dari upaya menghidupkan kawasan Parapuar sebagai ruang publik yang inklusif sekaligus destinasi wisata berbasis alam, budaya, dan kreativitas masyarakat. 

Salah satu penampilan seni, budaya dan hiburan dalam gelaran rutin 'Weekend at Parapuar', Sabtu (27/9/2025). (Sumber: BPOLBF). 

Melalui kegiatan ini, BPOLBF ingin menghadirkan pengalaman wisata yang lebih beragam bagi wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo, tidak hanya menikmati wisata bahari tetapi juga kekayaan budaya Flores.

Acara yang akan berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026, mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai di Natas Parapuar, Labuan Bajo, akan menghadirkan beragam atraksi seni dan budaya. 

Salah satu yang menjadi daya tarik adalah penampilan Sanggar I Production yang akan membawakan pertunjukan seni sekaligus permainan tradisional. 

Pertunjukan tersebut diharapkan dapat mengajak masyarakat dan wisatawan bernostalgia dengan berbagai permainan rakyat yang pernah akrab dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi upaya melestarikan warisan budaya leluhur. Suasana sore juga akan semakin hangat dengan alunan musik dari Embun N Friend.

Puncak acara akan dimeriahkan oleh penampilan spesial penyanyi populer Indonesia Timur, Justy Aldrin. Kehadirannya dipastikan menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati lagu-lagu hits bernuansa romantis dan penuh emosi di bawah langit senja Parapuar. 

BPOLBF berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat posisi Parapuar sebagai ruang kreatif yang hidup serta destinasi wisata darat unggulan di Labuan Bajo.

Baca juga:

Menurut BPOLBF, pengembangan wisata darat penting dilakukan agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan aktivitas selama berada di Labuan Bajo. Dengan demikian, lama tinggal wisatawan dapat meningkat dan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal menjadi lebih besar.

Parapuar sendiri terus didorong menjadi ruang bersama yang hidup dan produktif. Selain menawarkan panorama alam yang indah, kawasan ini juga dipersiapkan sebagai pusat kegiatan budaya dan rekreasi yang memperkuat identitas Flores sebagai destinasi wisata berkelanjutan.

Melalui kolaborasi BPOLBF dan Kementerian Pariwisata, Natas Parapuar diharapkan menjadi agenda yang mampu memperluas pengalaman wisata di Labuan Bajo sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. (Tari). ***