wisata
Selasa, 13 Januari 2026 08:39 WIB
Penulis:redaksi
Editor:redaksi

LABUAN BAJO (Floresku.com) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi menghentikan sementara seluruh aktivitas pelayaran wisata (wisata bahari) menyusul peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau.
Keputusan tersebut tertuang dalam Maklumat Pelayaran Nomor 05/MP-I/2026 yang menyebutkan penutupan sementara operasional kapal wisata, termasuk speed boat, diberlakukan mulai 12 hingga 15 Januari 2026. Penghentian ini bersifat sementara dan akan dievaluasi sesuai perkembangan kondisi cuaca di wilayah perairan Labuan Bajo dan sekitarnya.
Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan dini guna melindungi keselamatan penumpang, awak kapal, serta pelaku usaha wisata bahari. Informasi BMKG menunjukkan adanya potensi gelombang laut tinggi dan cuaca buruk yang berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
Baca juga:
Dalam maklumat tersebut, para nakhoda kapal diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan kondisi teknis kapal dalam keadaan layak, serta terus memantau perkembangan cuaca. Nakhoda juga diminta saling berbagi informasi apabila mengetahui adanya potensi bahaya di perairan sekitar.
KSOP Labuan Bajo turut menginstruksikan agar kapal-kapal yang telah berada di laut menyesuaikan rute pelayaran, mencari perlindungan, atau melakukan tambat aman (mooring) di lokasi yang terlindung dari gelombang tinggi dan arus kuat. Mesin kapal pun diminta selalu dalam kondisi siaga.
Selain itu, koordinasi intensif dengan Syahbandar dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) ditekankan apabila terjadi eskalasi cuaca yang memburuk secara signifikan.
KSOP berharap seluruh pelaku usaha pariwisata, operator kapal, dan masyarakat dapat mematuhi kebijakan ini demi mencegah kecelakaan laut serta menjaga keselamatan bersama di kawasan wisata unggulan nasional tersebut. (Tari). ***