Loma, Masakan Khas Suku Lamaholot di Adonara

Sabtu, 17 Januari 2026 17:31 WIB

Penulis:redaksi

loma.jpg
Proses memasak Loma (kiri), masakan Loma siap disantap (kanan). (Instagram)

LARANTUKA (Floresku.com) - Salah satu masakan tradisional msyarakat Suku Lamaholot di Pulau Adonara, Flores Timur, adalah Loma. Masakan Loma bukan sekadar hidangan biasa.

 Loma adalah sajian istimewa yang sarat makna budaya, kebersamaan, dan penghormatan terhadap tamu maupun peristiwa penting. Karena nilai simboliknya yang kuat, masakan ini jarang ditemui dalam keseharian dan biasanya hanya dihidangkan pada momen-momen tertentu.

Loma umumnya disajikan dalam acara pertemuan keluarga besar, perayaan adat, selamatan, hingga kegiatan santai seperti piknik bersama.

 Hidangan ini hampir selalu ditemani jagung titi, makanan khas Lamaholot yang menjadi pendamping paling akrab dan tak terpisahkan dari cita rasa Loma. Perpaduan keduanya mencerminkan kesederhanaan sekaligus kekayaan tradisi kuliner Adonara.

Baca juga:

Bahan utama Loma adalah parutan kelapa yang diracik dengan aneka bumbu khas, menciptakan rasa gurih dan aroma yang kuat. 

Racikan kelapa dan bumbu ini kemudian dicampur dengan daging, biasanya ayam atau kambing, sebagai sumber protein utama.

Menariknya, Loma memiliki dua cara memasak yang sama-sama unik. Cara pertama menggunakan wajan. Meski terlihat umum, prosesnya berbeda karena bumbu dan daging direbus perlahan hingga menyatu, menghasilkan cita rasa lembut dan meresap. 

Cara kedua dianggap paling khas dan istimewa, yakni memasak Loma menggunakan bambu. Setelah bumbu dan daging dicampur, adonan dimasukkan ke dalam bambu, ditutup daun pisang, lalu dibakar di atas api tungku. 

Hasilnya, Loma berwarna kekuningan dengan aroma asap alami yang menggugah selera.

Lebih dari sekadar makanan, Loma adalah simbol kebersamaan, identitas, dan warisan budaya masyarakat Lamaholot yang terus dijaga dari generasi ke generasi. (Paul). ***