UMKM
Selasa, 19 Mei 2026 16:51 WIB
Penulis:Redaksi

JAKARTA (Floresku.com) - Kementerian Perdagangan RI melalui program penguatan ekspor nasional kembali membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar internasional.
Kali ini, para pelaku UMKM dipertemukan langsung dengan buyer asing dari tujuh negara dalam forum business networking yang digelar untuk memperluas jejaring perdagangan global.
Dalam kegiatan tersebut, tiga eksportir yang tergabung dalam platform InaExport mempromosikan berbagai produk unggulan Indonesia, mulai dari kopi, cokelat, hingga produk hortikultura kepada calon mitra dagang internasional.
Baca juga:
Kementerian Perdagangan menilai forum bisnis seperti ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing UMKM Indonesia di pasar global, terutama di tengah meningkatnya permintaan terhadap produk pangan dan komoditas berkelanjutan dari Asia Tenggara.
Selain mempertemukan eksportir dengan buyer asing, platform InaExport juga dimanfaatkan sebagai sarana digital untuk memperluas akses pasar, memperkenalkan produk lokal, sekaligus membuka koneksi dagang lintas negara secara lebih cepat dan efisien.
Buyer yang hadir dalam kegiatan tersebut berasal dari tujuh negara yang selama ini menjadi pasar potensial produk ekspor Indonesia.
Melalui business networking itu, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya memperoleh transaksi dagang, tetapi juga memahami standar kualitas, kebutuhan pasar, dan tren konsumen internasional.
Pemerintah terus mendorong agar UMKM tidak hanya berorientasi pada pasar domestik, tetapi mulai bertransformasi menjadi pelaku ekspor yang mampu bersaing di tingkat global.
Produk-produk seperti kopi, cokelat, rempah, dan hortikultura dinilai memiliki peluang besar karena Indonesia memiliki kekuatan pada sektor pertanian tropis dan kekayaan komoditas lokal.
Bagi daerah-daerah seperti Flores dan kawasan timur Indonesia lainnya, peluang tersebut dinilai sangat terbuka. Komoditas kopi Flores, kakao, vanili, kemiri, hingga aneka produk olahan pangan lokal memiliki potensi besar jika didukung kualitas produksi, pengemasan, dan akses pasar yang memadai.
Kehadiran forum perdagangan internasional yang difasilitasi pemerintah diharapkan menjadi jembatan bagi UMKM daerah untuk naik kelas dan masuk ke rantai perdagangan global. (Sandra). ***