Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana Imenekankan bahwa Raja Ampat tidak boleh menjadi korban industri wisata yang bersifat eksploitatif maupun ekstraktif.
Korban berinisial SS (34), warga Malaysia yang mewakili rombongan wisatawan asal Malaysia dan Singapura, memesan paket wisata premium sejak Maret hingga Mei 2026.