Abu Lewotobi Berpotensi Capai Labuan Bajo, Penerbangan Diwaspadai

Jumat, 24 April 2026 18:21 WIB

Penulis:Redaksi

Editor:Redaksi

lewlo.jpg
Gunung Lewotobi menyemburkan debu vulkanik yang menjangkau area pada radius 4km. (BMKG)

MAUMERE (Floresku.com) - Aktivitas erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur kembali menjadi perhatian serius. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa sebaran abu vulkanik  mencapai radius 4km.

Hal berpotensi mengganggu penerbangan di Maumere, Ende, So'a dan meluas hingga wilayah Labuan Bajo, Manggarai Barat, yang merupakan salah satu pintu gerbang pariwisata utama di Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan analisis BMKG, arah angin dan kondisi atmosfer saat ini memungkinkan abu vulkanik terbawa ke barat, termasuk menuju Labuan Bajo. 

Kondisi ini tentu berdampak langsung terhadap keselamatan penerbangan, terutama pada jalur udara yang melintasi kawasan tersebut.

BMKG mengimbau seluruh pihak terkait, khususnya maskapai penerbangan dan otoritas bandara, untuk meningkatkan kewaspadaan. Abu vulkanik diketahui sangat berbahaya bagi mesin pesawat karena dapat merusak sistem dan mengganggu visibilitas pilot.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap memantau informasi resmi dari otoritas terkait serta menghindari aktivitas di luar ruangan jika terjadi hujan abu. Penggunaan masker sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.

Hingga saat ini, kondisi aktivitas Gunung Lewotobi masih dipantau secara intensif oleh pihak berwenang. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi guna mengantisipasi dampak lanjutan, termasuk kemungkinan gangguan pada sektor transportasi dan pariwisata di Labuan Bajo. (Silvia). ***