Erik Rede: 'Saya Ada di Jakarta untuk Jalankan Tugas sebagai Wakil Bupati Ende'

Kamis, 03 Februari 2022 09:12 WIB

Penulis:redaksi

Editor:redaksi

ERIK R.JPG
Wakil Bupati Kabupaten Ende, Erik Rede. (Istimewa)

JAKARTA (Floresku.com) - Wakil Bupati Ende Erikos Emanuel Rede (Erik Rede)  berada di Jakarta bersama para kepala daerah dari 10 Kabupaten/Kota asal Provinisi Nusa Teggara Timur (NTT) menghadiri pertemuan di DPR RI untuk membahas percepatan pembangunan infastruktur dan ekonomi di NTT.

‘Agenda yang saya jalani sepanjang siang hari tadi (Rabu, 02 Februari 2022, Red) adalah mengikuti pertemuan di DPR-RI.  Jadi, saya bersama  para kepala daerah dari 10 Kabupaten/Kota dari NTT, tiga orang pimpinan DPR-RI, dan tiga orang angggota  di DPR-RI Fraksi Nasdem Dapil NTT, " ungkap Erik Rede kepada  media ini dalam wawancara singkat melalui telepon di Jakarta, Rabu, 02 Februari 2022, malam.

Erik menjelaskan, pertemuan tersebut membahas mengenai percepatan pembagunan infrastruktur, industri,  ekonomi, pendidikan dan kesehatan di NTT.  

Dia mengatakan, untuk Kabupaten Ende, penekanannya pada beberapa bidang, pertama adala bidang  kesehatan. 

“Untuk sektor kesehatan,  pertemuan tersebut membahas soal ketersediaan sarana-prasarana kesehatan seperti mobil ambulans,  kestersediaan obat-obatan, asuransi kesehatan dan  jaminan kesehatan melalui BPJS,” ujarnya.

“Terkait bidang kesehatan, saya ingin pemerintah pusat menambah kuota jamninan kesehatan melalui BPJS untuk Kabupaten Ende,” katanya lagi.

Erik melanjutkan, untuk bidang pertanian, “kita ingin pemerintah pusat mendukung untuk peningkatan pertanian dan pengelolaan pasca panen.  Jadi, kita mengharapkan bantuan alsinta dari peemrintah pusat baik pra panen dan pasca panen. Berikut kita juga membutuhkan sejumlah alat berat seperti excavator dan bulldozer untuk perluasan lahan pertanian atau membuka lahan pertanian yang baru.”

“Untuk bidang infrastruktur kita ingin supaya jalan lintas utara, mulai dari Maumere Kabupaten Sikka sampai Manggara Barat ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional.”

“Di bidang ekonomi, kita juga mengusulkan supaya pemerintah pusat membantu membangun atau  merevitalisasi  sejumlah pasar rakyat. Di Ende misalnya, kita punya Pasar Wolowona, PasarMaurole dan beberapa pasar lainnya," ungkapnya.

Menanggapi rumor bahwa kedatangannya ke Jakarta untuk melobi pihak Kementerian Dalam Negeri terkait keabsahaan pelantikannya,  Erik Rede mengatakan, “oh, isu itu tidak benar.  Kalau soal itu,  saya serahkan sepenuhnya ke kebijakan pemerintah provinsi dan Kemendagri. Saya menunggu  dan meningkuti saja apa yang menjadi keputusan Medagri.”

“Tapi, sampai dengan hari ini, setelah dilantik berdasarkan SK Mendagri, saya fokus melaksanakan tugas-tugas saya sebagai Wakil Bupati Ende,” katanya pula. 

"Jadi, nggak ada pakai lobi-lobi segala. Saya kira orang-orang di Kemedagri itu  cerdas-cerdas semua. Mereka adalah orang-orang yang punya kredibilitas dan punya integritas. Saya yakin sekali kalau proses (pencalonan dan pemilihan Wakil Bupati Ende) melanggar aturan, tidak mungkin Medagri menerbitkan SK Pelantikan,” ujarnya.

"Jadi, saya ada ke Jakarta dalam satu dua hari ini untuk jalankan tugas sebagai Wakil Bupati Ende, bukan untuk urusan yang lain," tandasnya. (SA).