tenaga kerja
Rabu, 08 Juli 2026 11:58 WIB
Penulis:Redaksi

HANOI (Floresku.com) – Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam sekaligus Presiden Vietnam, To Lam, memimpin rapat kerja bersama Kementerian Dalam Negeri Vietnam untuk membahas strategi peningkatan kualitas tenaga kerja nasional, penciptaan lapangan kerja berkelanjutan, serta pengembangan sumber daya manusia dalam menghadapi fase pembangunan baru negara itu.
Pertemuan yang berlangsung di Markas Besar Komite Sentral Partai, Hanoi, pada Rabu (8/7), turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Vietnam, di antaranya anggota Politbiro sekaligus Sekretaris Komite Sentral Partai Nguyen Thanh Nghi serta Sekretaris Komite Sentral Partai yang juga Wakil Perdana Menteri Pham Thi Thanh Tra.
Dalam arahannya, To Lam menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam meningkatkan daya saing nasional di tengah perubahan ekonomi global dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Baca juga:
Selain peningkatan kompetensi tenaga kerja, pemerintah Vietnam juga membahas berbagai langkah untuk menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan, baik di kawasan pedesaan, perkotaan, maupun wilayah yang dihuni kelompok minoritas etnis.
Pemerintah menilai pemerataan kesempatan kerja menjadi bagian penting dari strategi pembangunan agar pertumbuhan ekonomi dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Rapat tersebut juga menyoroti pentingnya reformasi sistem pendidikan dan pelatihan vokasi agar mampu menghasilkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri, investasi, dan transformasi digital.
Kementerian Dalam Negeri Vietnam memaparkan berbagai program yang sedang disiapkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, pelatihan keterampilan, serta penyesuaian kebijakan ketenagakerjaan dengan tuntutan pembangunan nasional.
Pemerintah Vietnam menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama dalam mewujudkan target menjadi negara berpendapatan tinggi dalam beberapa dekade mendatang.
Pertemuan itu diakhiri dengan arahan agar seluruh kementerian dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas nasional. (Leony/Sumber: Báo Nhân Dân.)